CIANJUR [BC],- Kepala Bidang Pengolahan dan Pemanfaatan Sampah DKP Cianjur, Toto Miharsa menuturkan, lokasi TPA baru sebenarnya sudah ditentukan sejak 2010 yakni di Desa Mekarsari, Kecamatan Cikalong Kulon.
Masterplan dan DED-nya pun sudah dilakukan pada 2011 lalu dan menghabiskan anggaran hingga Rp 300 juta. Dalam proyek TPA baru tersebut, Kabupaten Cianjur dibantu oleh dana dari Provinsi dan Pusat.
"Kami (Pemkab Cianjur) hanya pembebasan lahannya saja. Namun, sampai saat ini memang belum ada pos anggaran untuk pembebasan lahan tersebut," kata Toto.
Ia menuturkan, karena belum selesainya masalah pembebasan lahan, pada 2013 Pemprov menunda dulu penyelesaian TPA Mekarsari ini.
"Lahannya sekarang sudah seperti apa juga belum kami cek lagi. Sekarang Pemprov lebih memprioritaskan TPA regional di Bogor," ucapnya.
Diakuinya, keberadaan TPA Pasirsembung memang sudah bisa dianggap tidak layak. Dari sekitar 650 kubik sampah di Kabupaten Cianjur per harinya, hanya 400 kubiknya saja yang bisa diangkut ke TPA Pasirsembung.
"Berarti masih lumayan banyak yang tidak terangkut. Kalau dipaksakan pun paling bertahan sekitar tiga sampai empat tahun lagi. (Kebutuhan TPA baru) memang mendesak," ucapnya. (Muhammad Irfan/A-89

Posting Komentar
Terima Kasih atas komentar anda.
Redaksi Kabarcianjur.tv