Headlines News :
Home » » Jalur Alternatif Kota Banjar-Ciamis Terancam Longsor

Jalur Alternatif Kota Banjar-Ciamis Terancam Longsor

Written By KCTV on Senin, 27 Oktober 2014 | 11.36


CIANJUR [BC],-Jalur alternatif Kota Banjar menuju Kabupaten Ciamis, tepatnya di wilayah Desa Bojongmengger, Kecamatan Cijeungjing, terancam putus. Sebagian badan jalan yang terletak di sebelah selatan longsor hingga mengenai badan jalan.
Pantauan di lokasi Minggu (26/10/2014) akibat sebagian badan jalan longsor, mobil yang hendak melintas tidak bisa berpapasan. Pada sisi bagian yang longsor sepanjang 10 meter dengan kedalaman sekitar 3 meter itu, tampak tumpukan batu.
Selain itu warga menandai bagian longsor dengan memasang pelepah kelapa. Pelepah kelapa yang sudah kering itu juga sudah banyak yang hancur akibat terlindas kendaraan. Lokasi yang longsor cukup jauh dari permukiman penduduk.
Dikhawatirkan, dengan mulainya turun hujan ancaman longsor susulan bakal semakin besar. Longsor yang semakin parah itu dikhawatirkan dapat memutus jalur alternatif yang selalu padat kendaraan saat masa lebaran.
Beberapa warga Bojongmengger yang sedang berada di warung paling dekat dengan lokasi longsor, mengungkapkan longsor terjadi menjelang Lebaran. Pada saat itu, longsor tidak begitu parah, sehingga kendaraan truk masih bisa melintas.
"Pertama memang tidak begitu panjang dan luas, akan tetapi saat ini longsor semakin panjang, sekitar 10 meter. Sebagian badan jalan juga ada yang longsor," tutur Dadan (32).
Bersama dengan Dade dan Agus Supriatna, ia menambahkan untuk mengantisipasi terjadinya kecelakaan, warga meletakkan batu berukuran besar. Batu tersebut dipasang di sisi bagian yang terkena longsor.
"Kalau tidak biberi tanda yang mencolok, seperti batu yang banyak dan besar, bukan tidak mungkin bakal banyak kendaraan yang kecelakaan. Apalagi jika malam hari, kondisi gelap," ungkapnya.
Dia mengatakan risiko kecelakaan lebih besar untuk kendaraan yang melaju dari arah Kota Banjar atau timur. Hal itu disebabkan lokasi longsor berada di sisi selatan badan jalan. "Selain itu menjelang lokasi longsor jalannya juga menurun," tambah Dadan.
Sementara itu Dade menambahkan, sampai saat ini tidak ada tanda-tanda bagian jalan yang longsor bakal segera diperbaiki. Padahal, lanjutnya, longsor sudah berlangsung lama.
"Meski alternatif, arus kendaraan juga cukup ramai. Kami berharap pemerintah segera memperbaiki, jangan menunggu ada korban baru ditangani," ujarnya.
Dia mengkhawatirkan longsor susulan bakal terjadi, seiring dengan hujan yang mulai mengguyur wilayah tersebut. Selain longsor bakal memanjang, badan jalan yang terancam juga semakin lebar.
"Saat ini kendaraan kecil (mobil) masih bisa melintas, meski satu persatu. Jika badan jalan yang longsor lebih lebar, hanya sepeda motor yang bisa lewat," ujarnya.(nurhandoko wiyoso/A-89)
Share this post :

Posting Komentar

Terima Kasih atas komentar anda.



Redaksi Kabarcianjur.tv

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. KABARCIANJUR TV - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger Support by Blog Asnur