Headlines News :
Home » , , , , » Hadapi Kekeringan, Cianjur Tetapkan Status Siaga Kebakaran

Hadapi Kekeringan, Cianjur Tetapkan Status Siaga Kebakaran

Written By KCTV on Selasa, 14 Oktober 2014 | 12.22

CIANJUR [BC],- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur menetapkan status siaga kebakaran menyusul meningkatnya suhu udara dan cuaca dalam seminggu terakhir ini.
Setidaknya sembilan kejadian yang tercatat Seksi Penanggulangan dan Pemadaman Kebakaran BPBD Kabupaten Cianjur selama seminggu terakhir.
Kepala Seksi (Kasi) Penanggulangan dan Pemadaman Kebakaran BPBD Kabupaten Cianjur, Slamet Riyadi, mengatakan, meningkatnya suhu udara dan cuaca, terutama ketika siang hari, dinilai memicu kebakaran di sejumlah tempat.
Dari sembilan kejadian, tujuh di antaranya diduga kuat akibat panasnya cuaca yang terjadi akhir-akhir ini.
“Dua kejadian lainnya diduga akibat hubungan arus pendek. Yang terbakar itu adalah rumah tinggal dan peternakan ayam. Sedangkan lima kejadian karena panas di siang hari. Yang terbakar ilalang dan sampah di tempat pembuangan sampah (TPS) Pasir Sembung,” ujar Slamet ketika ditemui di kantor pemadam kebakaran di Jalan Raya Jebrod, Kecamatan Cilaku, Kabupaten Cianjur, Senin (13/10).
Dikatakan Slamet, pihaknya pun hingga kemarin masih melakukan pemadaman di TPS Pasir Sembung yang terbakar sejak Minggu, 12 Oktober 2014 sekitar pukul 11.00.
Api yang membakar tumpukan sampah di TPS itu diduga kuat akibat dari panas yang dihasilkan dari terik matahari dan membakar tumpukan sampah yang mengandung gas metan.
“Gas metan itu kan mudah terbakar. Apalagi sampah di TPS Pasir Sembung itu kan menumpuk selama bertahun tahun. Dari awalnya api hanya kecil akhirnya membesar sehingga membakar tumpukan sampah yang ada di TPS itu,” ujar Slamet.
Slamet menilai, jumlah peristiwa kebakaran pada 2014 memang cukup tinggi. Setidaknya ada sekitar 59 kejadian yang tercatat sampai pertengahan Oktober ini.
Menurutnya, jumlah kejadian pada Oktober ini pun lebih sering ketimbang bulan-bulan sebelumnya.
Secara rerata kebakaran terjadi 1-2 kali dalam sehari selama Oktober ini. Diakuinya jika hal tersebut sudah diprediksikan menyusul cuaca mulai terasa panas sejak awal Oktober kemarin.
“Untuk petugas pemadam kebakaran siaga dan waspada selama 24 jam sebagai langkah antisipasi bila terjadi kebakaran. Begitu ada kejadian kami langsung berangkat menuju tempat kejadian perkara," kata Slamet. (cis)
Share this post :

Posting Komentar

Terima Kasih atas komentar anda.



Redaksi Kabarcianjur.tv

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. KABARCIANJUR TV - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger Support by Blog Asnur