BOSUCI - Majelis Ulama Indonesia Cianjur melibatkan ulama melakukan pengawasan dan pemantauan terhadap keberadaan Islamic State of Iraq and Syria di Cianjur.
Ketua MUI Cianjur KH R Abdul Halim mengatakan, keberadaan ISIS telah diantisipasi pihaknya agar penyebarannya tidak sampai masuk ke Cianjur. Dia memastikan, akan mempersempit ruang gerak kelompok radikal itu, dalam melakukan perekrutan angggota di Cianjur terutama di wilayah selatan.
"Sampai saat ini, belum ada laporan keberadaan anggota ISIS di wilayah ini. Kami telah berkordinasi dengan ribuan ulama di semua wilayah khususnya di wilayah Cianjur Selatan."
Sejumlah wilayah di selatan itu, kata dia, seperti di Kecamatan Agrabinta, Sindangbarang, Cidaun, Pagelaran dan Leles. Kordinasi itu, untuk memastikan tidak berkembangnya kelompok tersebut sekaligus melakukan antisipasi.
"Kami sudah sampai ke pelosok-pelosok perkampungan di selatan Cianjur, melakukan koordinasi dan antisipasi. Tidak ada anggota dan masuknya ISIS ke wilayah tersebut."
Hingga saat ini, warga Cianjur tidak ada yang bergabung masuk dalam kelompok ISIS. Namun seperti halnya gerakan NII di Cianjur, pihaknya tetap akan terus melakukan pengawasan perihal keberadaannya.
"Termasuk ramainya kelompok NII dulu, kami langsung melakukan antisipasi dan pengawasan. Sama dengan keberadaan ISIS, kami akan terus melakukan antisipasi dan diawasi bersama Polres Cianjur, berserta pihak yang berkaitan dengan penyebaran gerakan ini [asm]
Ketua MUI Cianjur KH R Abdul Halim mengatakan, keberadaan ISIS telah diantisipasi pihaknya agar penyebarannya tidak sampai masuk ke Cianjur. Dia memastikan, akan mempersempit ruang gerak kelompok radikal itu, dalam melakukan perekrutan angggota di Cianjur terutama di wilayah selatan.
"Sampai saat ini, belum ada laporan keberadaan anggota ISIS di wilayah ini. Kami telah berkordinasi dengan ribuan ulama di semua wilayah khususnya di wilayah Cianjur Selatan."
Sejumlah wilayah di selatan itu, kata dia, seperti di Kecamatan Agrabinta, Sindangbarang, Cidaun, Pagelaran dan Leles. Kordinasi itu, untuk memastikan tidak berkembangnya kelompok tersebut sekaligus melakukan antisipasi.
"Kami sudah sampai ke pelosok-pelosok perkampungan di selatan Cianjur, melakukan koordinasi dan antisipasi. Tidak ada anggota dan masuknya ISIS ke wilayah tersebut."
Hingga saat ini, warga Cianjur tidak ada yang bergabung masuk dalam kelompok ISIS. Namun seperti halnya gerakan NII di Cianjur, pihaknya tetap akan terus melakukan pengawasan perihal keberadaannya.
"Termasuk ramainya kelompok NII dulu, kami langsung melakukan antisipasi dan pengawasan. Sama dengan keberadaan ISIS, kami akan terus melakukan antisipasi dan diawasi bersama Polres Cianjur, berserta pihak yang berkaitan dengan penyebaran gerakan ini [asm]
Sumber : teraspos.com / wisnu

Posting Komentar
Terima Kasih atas komentar anda.
Redaksi Kabarcianjur.tv