CIANJUR [BS],-Solehudin (50) tak menyangka bakal menemukan sesosok mayat bayi di RT 1/3 Kampung Golebak, Desa Munjul, Kecamatan Cilaku, Senin (10/11). Warga Kampung Golebak itu menemukan mayat bayi mengambang di Sungai Pasir Hampa.
Kapolsek Cilaku, AKP Suryo Wirawan, mengatakan awalnya Solehudin tidak menaruh curiga ketika melihat gundukan sampah yang mengambang di Sungai Pasir Hampa. Namun Solehudin mencium bau bangkai yang cukup menyengat dari gundukan sampah yang mengambang di sungai tersebut.
"Waktu itu Solehudin akan menyeberang sungai. Namun karena mencium bau busuk di gundukan sampah, dia mencoba mencari tahu dan menemukan bayi yang terbungkus keresek (kantong plastik, Red)" kata Suryo ketika ditemui di kantor Polsek Cilaku, Jalan Raya Cibeber, Kecamatan Cilaku, Senin (10/11).
Menurut Suryo, bayi yang mengambang di sungai itu diduga tidak dibuang langsung di Sungai Pasir Hampa yang masuk wilayah Kampung Golebak. Menurutnya, bayi itu diduga kiriman dari hulu Sungai Pasir Hampa lantaran aliran sungai cukup deras dan debit airnya sempat tinggi setelah hujan mengguyur wilayah Kecamatan Cilaku.
"Diduga bayi itu dibuang dari luar Kampung Golebak atau daerah lain. Selain itu bayi itu ditemukan dalam keadaan tersangkut di bebatuan di Sungai Pasir Hampa," ujar Suryo.
Suryo memperkirakan, bayi tersebut diduga masih berusia tujuh sampai delapan bulan dalam kandungan. Diduga bayi itu dipaksa dilahirkan dan langsung dibuang ke Sungai Pasir Hampa. Tali air-ari bayi itu pun masih terpasang pada pusar pada tubuh mayat bayi itu.
"Jenis kelamin mayat bayi itu perempuan ditemukan tanpa busana. Kondisinya diduga sudah membengkak dan sudah mengalami proses pembusukan," ujar Suryo.
Suryo mengatakan pihaknya telah mendatangkan tim Inafis Polres Cianjur untuk diindetifikasi. Mayat bayi itu pun telah dievakuasi dan dikirim ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cianjur untuk dilakukan visum. Diduga bayi itu telah meninggal pada tiga hari yang lalu.
"Kami akan melakukan penyelidikan. Diduga hasil hubungan gelap yang tidak diinginkan," ujar Suryo. (cis)

Posting Komentar
Terima Kasih atas komentar anda.
Redaksi Kabarcianjur.tv