CIANJUR (BC),-Bupati Cianjur H. Tjetjep Muchtar Soleh mengaku meneteskan air mata saat mengetahui ada anak usia 9 tahun hafidz quran (hafal Al Quran). Hal itu terjadi saat Bupati menghadiri acara Launching Gerakan Pembinaan Penghafal Alquran (GP2Q) Kab. Cianjur tahun 2014 yang dipusatkan di Gedung Assakinah Jln. KH. Abdullah bin Nuh, Selasa (28/10/2014).
"Saya menangis. Kenapa saya tidak bisa. Padahal quran kalau dipelajari lebih mudah dibanding yang lain. Tidak ada istilah terlambat, kalau mau menjadi hafidz quran," katanya.
Oleh karenanya, Tjetjep meminta kepada orang tua yang anaknya ikut program Gerakan Pembinaan Penghafal Alquran (GP2Q) tidak perlu cemas, karena sekolah mereka dijamin tidak akan terganggu. Pemkab Cianjur akan menghadirkan tutor ke pesantren untuk mengajar para santri yang sekolah.
"Kami harapkan para santri atau orang tua tidak kuatir, karena program ini sudah di tandatangani antara Kementerian Agama (Kemenag) dan Dinas Penididikan (Disdik), penghafal alquran dijamin sekolahnya sampai selsai. Jadinya tutornya didatangkan ke pondok pesantren, artinya alquran hafidz sekolah umumnya tuntas," kata Tjetjep saat ditemui usai menghadiri kegiatan Launching Gerakan Pembinaan Penghafal Alquran (GP2Q) Kabupaten Cianjur tahun 2014 yang dipusatkan di Gedung Assakinah Jalan KH. Abdullah bin Nuh, Selasa (28/1/2014).
Dikatakan Tjetjep, yang dikawatirkan malah adanya keraguan saat seleksi. Hasilnya quran tidak hafidz dan sekolah umunya tidak selesai. "Saya titip bagi penghafal quran, kalau sudah masuk harus selesai dan hafal tagetnya 20 bulan. Kalau saya menghafal quran, bukan hafal tapi meninggal dunia," candaTjetjep.
Ribuan umat islam di Kabupaten Cianjur menghadiri kegiatan Launching Gerakan Pembinaan Penghafal Alquran (GP2Q) Kabupaten Cianjur tahun 2014 yang dipusatkan di Gedung Assakinah Jalan KH. Abdullah bin Nuh, Selasa (28/10/2014).
Kegiatan yang dihadiri sejumlah pejabat itu mengambil tema, "Dengan program tahfidz quran kita aktualisasikan pembangunan masyarakat Cianjur yang berakhlakul karimah" itu akan mencetak 360 tahfidz quran yang tersebar masing-masing di 360 desa/kelurahan di Kabupaten Cianjur.

Posting Komentar
Terima Kasih atas komentar anda.
Redaksi Kabarcianjur.tv