CIANJUR [BC],-Bupati Cianjur, Tjetjep Muchtar Soleh, yakin betul bahwa di masa mendatang, Kabupaten Cianjur akan menjadi kota santri yang sesungguhnya. Malalui pemberdayaan 360 santri guna menggodok santri hapal Al-Quran, akan terwujud para hafidz Al-Qur’an yang memiliki integritas tinggi. Keyakinan itu, dikatakan orang nomer satu di Cianjur saat launching program gerakan pembinaan penghafal Al-qur’an dan pengukuhan pengurus kelompok kerja di Gedung Assakinah, hari Selasa (28/10/2014).
Dikatakan Bupati, Al-Qur’an merupakan wahyu Allah yang disampaikan kepada Nabi Muhammad SAW untuk dijadikan pedoman, penjelasan dan pembeda antara yang benar dan yang salah. Dengan kata lain, Al-Qur’an berisikan tuntunan hidup bagi umat manusia yang sungguh-sungguh ingin mencari keselamatan dan kebahagiaan hidup di dunia dan di akhirat.
“Tuntuntan hidup itu kita yakini sebagai tuntunan universal yang berlaku di segala tempat dan di segala jaman. Kita juga meyakini bahwa apabila seorang anak membaca, mempelajari dan mengamalkan Al-qur’an, maka dipakaikan kepada orang tuanya pada hari kiamat, mahkota dari cahaya yang sinarnya bagaikan sinar matahari, dan dikenakan kepada kedua orang tuanya dua perhiasan yang nilainya tidak tertandingi oleh dunia,” terang Bupati.
Berkaitan dengan itu, lanjut Bupati, kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara warga Cianjur yang dikenal religius merupakan modal dasar dalam menyukseskan pembangunan manusia. Pembinaan akhlak menuju akhlakul karimah bagi seluruh pelaku pembangunan di Cianjur, menjadi suatu keharusan yang tidak bisa diabaikan.
Oleh karena itu, sudah menjadi tugas dan tanggung jawab kita bersama, untuk mencerdaskan dan membina moral dan akhlak anak bangsa, agar terhindar dari budaya yang selama ini telah merusak sendi-sendi kehidupan keagamaan kita

Posting Komentar
Terima Kasih atas komentar anda.
Redaksi Kabarcianjur.tv